Pallward Angkat Petinya

Rajanya sudah mati. Petinya masih membantah.

Empat pengusung memikul peti raja berselubung kain plum di jalan lintas rawa yang berkabut, dilihat dari belakang. Seorang pembawa lentera berjalan di depan mereka.

Pallward

Pikul peti Raja Aldous Thane sejauh 400 league ke Saint Hollow. Dia sudah mati, dan dia punya pendapat soal caramu memikul.

Angkat Petinya

Early Access di PC. Babak I sudah bisa dimainkan.

Pelan-pelan. Aku ini raja, bukan karung gandum.kata peti

Peti raja di atas usungan dalam kapel batu kecil, empat lilin tinggi menyala di sudutnya, papan hatchment berbentuk wajik tergantung di dinding.

Enam pegangan, empat tangan

Raja-raja Ostrel dikubur di Saint Hollow, di ujung Bier Road. Jaraknya 400 league dari kapel tempat Aldous Thane sekarang berbaring. Dia raja terakhir, dia mati di tengah kalimat, dan sejak itu petinya belum berhenti membantah.

Kamu seorang Pallward, pengusung yang terikat sumpah. Peti itu punya enam pegangan, tetapi hanya empat tangan yang memikul sekaligus. Siapa yang kamu pilih menentukan cara kalian bertarung, apa yang dibicarakan di jalan, dan seberapa sering sang raja ketahuan berbohong.

Cara main
Sendiri, atau co-op sampai 4 pengusung
Pertarungan
Berbasis giliran, di medan terbuka
Party
4 dari 7 pengusung, batas level 10
Calling
Gravedigger, Chorister, Hedge-Knight, Embalmer, Keener, Lamplighter

Tujuh orang. Dulu aku punya empat ratus pelayan.kata peti

Tujuh pengusung

Pilih empat untuk memikul. Tiga lainnya berjalan di belakang dan berkomentar.

Marrow, penggali kubur tua berjanggut kelabu dengan mantel wol hitam berlumpur, selempang duka, dan sekop bergagang panjang di bahunya.

Gravedigger

Marrow

Sudah mengubur tiga raja dan tidak terkesan oleh satu pun. Di pertarungan dia menggali parit, menahan garis, dan memukul dengan sekop.

Yang dia rahasiakan dari peti
Lubang di Saint Hollow sudah dia gali sebelas tahun lalu. Dia bosan menunggu.
Pegangan
Kanan belakang
Brother Ysolt, biarawan paduan suara yang jangkung dan kurus, berjubah plum dengan surplis linen dan stola hijau lumut, mengangkat lonceng tangan kuningan.

Chorister

Brother Ysolt

Suaranya mengatur Knell. Satu kidung bisa memajukan giliran kawan atau menunda giliran lawan.

Yang dia rahasiakan dari peti
Dia lupa bait terakhir kidung pemakaman raja. Sudah ada tiga bait pengganti, semuanya karangannya sendiri.
Pegangan
Kiri depan
Dame Perrin Vole, kesatria perempuan berambut cokelat kemerahan pendek dengan zirah pelat penyok, tabard duka berlambang wajik, dan pedang panjang yang ditumpukan ke tanah.

Hedge-Knight

Dame Perrin Vole

Kesatria tanpa tanah yang berdiri di antara peti dan apa pun yang mendekat. Perisainya penyok, pendiriannya tidak.

Yang dia rahasiakan dari peti
Sumpahnya dulu diucapkan kepada raja sebelum Aldous. Belum ada yang memeriksa.
Pegangan
Kanan depan
Hesper Quill, pembalsam berambut perak yang digelung rapat, bercelemek berlapis lilin di atas gaun plum, memegang guci keramik bersegel.

Embalmer

Hesper Quill

Merawat yang hidup dengan alat untuk yang mati. Botol-botolnya menyembuhkan dan mengawetkan. Sesekali melarutkan.

Yang dia rahasiakan dari peti
Dia tahu persis bagaimana kalimat terakhir sang raja seharusnya berakhir.
Pegangan
Kiri tengah
Cecily Dray, peratap bergaun duka hitam berlapis dengan pita merah mawar kering dan kerudung panjang, memegang tongkat duka berjumbai krep hitam.

Keener

Cecily Dray

Peratap terlatih. Ratapannya meruntuhkan nyali lawan dan membuat sang raja diam selama satu giliran penuh.

Yang dia rahasiakan dari peti
Dia belum pernah menangis sungguhan. Sekali pun.
Pegangan
Kiri belakang
Tam Ashby, pemuda penyala lampu berambut gelap acak-acakan dengan syal linen, membawa galah panjang berlentera kecil yang menyala di ujungnya.

Lamplighter

Tam Ashby

Berjalan paling depan dengan lentera. Cahayanya membuka jalan di rawa dan menunjukkan apa yang bersembunyi saat Vigil.

Yang dia rahasiakan dari peti
Dia takut gelap. Itu sebabnya lenteranya tidak pernah padam.
Pegangan
Tidak memegang. Dia berjalan di depan.
Pim Nettle, penggali kubur magang berkepang pirang dengan topi wol pipih dan mantel hitam kebesaran, membawa sekop pendek, tali ukur, dan mistar lipat.

Gravedigger, magang

Pim Nettle

Murid Marrow. Lebih teliti dari gurunya, dan belum belajar kapan sebaiknya diam.

Yang dia rahasiakan dari peti
Dia sudah mengukur peti itu dua kali. Hasilnya berbeda.
Pegangan
Kanan tengah

Biar aku saja yang menjelaskan. Kalian selalu salah.kata peti

Sang raja bicara

Tiga sistem, dijelaskan oleh orang yang paling berkepentingan. Pilih penuturnya.

King Aldous Thane

Raja terakhir Ostrel. Bicara dari dalam peti.

Peti sang raja di kapel

Peti ini tidak bertambah berat. Kalian saja yang makin lemah. Dan aku tidak pernah menjanjikan apa pun kepada orang-orang Fen.

Weight

Setiap kali sang raja ketahuan berbohong, peti bertambah berat. Peti yang berat memperpendek langkah party tiap giliran dan menutup jembatan yang rapuh, tetapi juga lebih sulit direbut lawan.

Peti bertambah berat.

Brother Ysolt

Chorister. Pemegang tali lonceng.

Wajah Brother Ysolt

Enam lonceng, enam giliran. Lonceng besar dulu, biasanya. Kalau aku membunyikan yang kecil lebih awal, tolong jangan bilang siapa-siapa.

Knell

Enam lonceng menentukan urutan giliran, untuk kawan dan lawan. Tiap lonceng bisa dibunyikan lebih awal supaya seseorang bergerak duluan, tetapi lonceng yang sudah berbunyi diam sampai putaran berikutnya.

“Lonceng itu milikku,” kata peti.

Marrow

Gravedigger. Jarang tidur.

Wajah Marrow

Seseorang harus berjaga. Kalau aku, malamnya sepi dan aku bercerita soal tanah. Kalau anak lentera itu, kalian bangun tiga kali.

Vigil

Tiap malam di jalan, kamu memilih siapa yang berjaga. Penjaga menentukan percakapan apa yang terjadi di samping peti dan bahaya apa yang datang dari gelap.

“Aku tidak tidur. Aku memejamkan mata,” kata peti.

Aku ingat jalan ini lebih pendek.kata peti

Bier Road

Empat ratus league dalam tiga babak. Babak I sudah bisa dijalani di Early Access. Dua babak berikutnya menyusul saat rilis penuh.

The Low Fens: rawa tergenang dengan titian papan sempit, tiang-tiang doa berpita, dan menara lonceng batu yang separuh tenggelam. Iring-iringan peti berjalan di atas titian. The Salt Hills: bukit-bukit berkerak garam putih, tumpukan batu penanda jalan, dan jembatan tali di atas jurang kering. Iring-iringan peti mendaki melawan angin. The Hollow Stair: tangga batu raksasa yang dipahat di tebing gelap menuju biara bermenara lonceng tanpa atap, dengan ceruk-ceruk lilin di sepanjang anak tangga.

Babak I

The Low Fens

Rawa yang menelan gereja dan setengah jalannya. Kamu belajar memikul di atas papan selebar dua kaki.

League 1 sampai 140. Bisa dimainkan sekarang.

Babak II

The Salt Hills

Bukit putih, angin keras, dan seorang Herald yang mengaku pewaris. Di sini sang raja paling banyak berbohong.

League 141 sampai 310. Menyusul saat rilis penuh.

Babak III

The Hollow Stair

Tangga batu menuju Saint Hollow. Tiap anak tangga dihitung, dan peti tidak pernah seberat ini.

League 311 sampai 400. Menyusul saat rilis penuh.

Aku tidak mendengkur. Itu angin.kata peti

Yang datang saat Vigil

Siapa yang berjaga menentukan siapa yang datang. Dua di antaranya sudah menunggu di sepanjang jalan.

Perkemahan malam di tepi jalan: seorang pengusung berjaga di samping peti dengan satu lentera, tiga lainnya tidur berselimut jubah, dan beberapa pasang mata pucat terlihat di antara alang-alang.
Vigil di The Low FensSatu berjaga, tiga tidur, dan rawa tidak pernah benar-benar kosong.
Mire Verger: sosok jangkung bertudung dengan jubah gereja yang lapuk dan ditumbuhi lumut, berdiri di air rawa sambil membawa tongkat prosesi berkarat dan lentera berpendar hijau pucat.
Mire VergerThe Low FensPenjaga gereja yang tenggelam bersama gerejanya. Dia masih mencatat siapa yang tidak hadir.
The Claimant's Herald: lelaki kurus bertabard pudar berlambang wajik kosong, memegang terompet panjang berpanji polos di jalan bukit garam, dengan dua pengawal berzirah jauh di belakangnya.
The Claimant's HeraldThe Salt HillsUtusan seorang pewaris yang ingin peti itu putar balik. Sopan, sabar, dan membawa dua pengawal.

Kabar apa lagi? Aku sudah mati. Itu kabarnya.kata peti

Kabar dari jalan

Seorang penyala lampu di atas tangga pendek menyalakan lampu penanda jalan saat senja, dengan deretan lampu lain yang sudah menyala di belakangnya.

Pembaruan

Lamplighter bergabung sebagai calling keenam

Tam Ashby dan calling Lamplighter kini bisa dimainkan. Lentera membuka rute baru di The Low Fens dan mengubah apa yang terlihat saat Vigil. Simpanan lamamu tetap bisa dilanjutkan.

Empat tangan bersarung berbeda menggenggam empat pegangan besi di sisi peti kayu gelap. Satu pegangan dibiarkan kosong.

Co-op

Siapa memegang pegangan mana

Co-op sampai empat pemain sekarang membagi peti per pegangan. Tiap pemain memegang satu pengusung, dan Knell berbunyi untuk kalian semua. Kalau seseorang melepas pegangan, yang lain langsung merasakannya.

Rakit kayu membawa peti raja menyeberangi air rawa yang hitam. Dua pengusung mendorong dengan galah, dua lainnya berlutut menahan peti.

Early Access

Babak I dibuka di PC

The Low Fens bisa dijalani dari kapel sampai tepi rawa, sekitar 140 league. Lima calling tersedia sejak hari pertama, dengan batas level 10. PS5 dan Xbox Series X|S menyusul saat rilis penuh.

Di zamanku, peti tidak butuh kartu grafis.kata peti

Spesifikasi PC

Angka ini berlaku untuk Early Access dan bisa berubah menjelang rilis penuh. Versi PS5 dan Xbox Series X|S menyusul saat rilis penuh.
KomponenMinimumDisarankan
Sistem operasiWindows 10 64-bitWindows 11 64-bit
ProsesorIntel Core i5-8400 atau AMD Ryzen 5 2600Intel Core i7-10700 atau AMD Ryzen 5 5600X
Memori12 GB RAM16 GB RAM
GrafisGeForce GTX 1060 6 GB atau Radeon RX 580GeForce RTX 3060 atau Radeon RX 6700 XT
DirectXVersi 12Versi 12
Penyimpanan45 GB, SSD disarankan45 GB di SSD
Co-opKoneksi internet stabilKoneksi internet stabil
Saint Hollow di kejauhan saat fajar: biara di puncak bukit dengan satu menara lonceng tanpa atap, dan jalan pucat yang lurus menuju ke sana melintasi padang.

Saint Hollow masih jauh

Angkat Petinya

Empat ratus league. Satu langkah dulu.

Trailer Pallward

Buka di YouTube